Jumat, 27 Juli 2012

makalah agama "ruang lingkup ajaran islam"


MAKALAH RUANG LINGKUP
AJARAN ISLAM
KATA PENGANTAR

                 Assalamualaikum Wr.Wb.
                 Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT karena berkat Rahmat dan Karunia-Nya yang begitu besar, kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan harapan dapat bermanfaat dalam menambah ilmu dan wawasan kita terhadap kehidupan sosial manusia terutama dalam hubungannya antara moralitas dan kesadaran hukum manusia.
                 Makalah ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Sosial Budaya, adapun tema makalah ini adalah “Ruang Lingkup Ajaran islam”. Dalam membuat makalah ini,dengan keterbatasan ilmu pengetahuan yang kami miliki,  kami berusaha mencari sumber data dari berbagai sumber informasi,terutama dari media internet dan beberapa artikel dari media cetak. Kegiatan penyusunan makalah ini memberikan kami tambahan ilmu pengetahuan yang dapat bermanfaat bagi kehidupan kami,dan semoga bagi para pengguna makalah ini.
                 Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan namanya satu per satu, yang sangat membantu dalam pembuatan makalah ini.
                 Sebagai manusia biasa, kami sadar bahwa dalam pembuatan makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami berharap akan adanya masukan yang membangun sehingga makalah ini dapat bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun pengguna makalah ini.
                 Akhirulkalam kami mengucapkan semoga Allah SWT membimbing kita semua dalam naungan kasih dan sayang-Nya.
                 Wassalamualaikum Wr.Wb.
                                                                                               Kuningan,  Oktober  2011

                                                                                                            Penulis


             DAFTAR ISI
Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar isi
Bab I        :      Pendahuluan   .....................................................................................            1 
                        1.1       Latar Belakang   .....................................................................        1
                        1.2       Rumusan Masalah   ................................................................        1
                        1.3       Tujuan   ...................................................................................       1  

Bab II      :      Pembahasan   ......................................................................................       2
                        A.        Pengertian Akidah Islam    .....................................................            2
                        B.        Fungsi dan Peranan Akidah Islam   .......................................        3-4
                        C.        Pokok Bahasan Akidah Islam   ................................................          5
                        D.        Karakteristik Akidah Islam   ..................................................            6
                        E.        Aliran-Aliran Akidah Islam   .................................................        7
                        F.         Tokoh Akidah Islam   ............................................................        8

Bab III     :      A.        Kesimpulan   ..........................................................................        9
                        B.        Saran   ....................................................................................        9

Daftar Pustaka   .........................................................................................................            11
                                                                                                               

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
               Sekarang ini, keadaan umat Islam yang ada di seluruh dunia cenderung berada dalam keadaan yang memperihatinkan. Di setiap negara yang mayoritas penduduknya beragama islam , masalah itu muncul secara terus menerus. Mulai dari merosotnya nilai-nilai agama islam seiring dengan sering terjadinya pelanggaran –pelanggaran terhadap kaidah islam. Di daerah Timur Tengah , negara-negara muslim bergejolak mengenai politik yang ada di negaranya, yang banyak menimbulkan konflik antar warga negaranya. Sementara di negara yang paling banyak penduduk musslimnya di dunia , yaitu di Indonesia, masalah itu muncul seiring merosotnya moralitas dari warga negaranya. Mereka tidak malu melakukan sesuatu walaupun melanggar nilai moral, hukum maupun agama. Masuknya pengaruh dari hal-hal negatif dari dunia barat merupakan sebabnya. Itu semua menunjukkan telah terjadinya kemerosotan akidah yang di miliki umat islam, yang diperlukan untuk menjalankan hidup ini selalu di jalan yang benar.
1.2 Rumusan masalah
               Adapun rumusan masalah dalam makalah ini, adalah sebagai berikut :
               a. Seberapa pentingkah akidah Islam bagi ummat Islam
               b. Mengapa kita perlu terus mempelajari akidah Islam
1.3 Tujuan
                   Dengan adanya tambahan pengetahuan mengenai akidah Islam diharapkan kita dapat menjalankan hidup ini lebih baik lagi dan sesuai dengan ketentuan yang telah di tetapkan oleh Allah swt. Dan bisa memperkuat keimanan kita dalm menghadapi masalah-masalah yang muncul di kehidupan ini.



BAB II
PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN AKIDAH ISLAM
          Pengertian  aqidah  secara bahasa (etimologi) yaitu kata "‘aqidah" diambil dari kata dasar "al-‘aqdu" yaitu ar-rabth (ikatan), al-Ibraam (pengesahan),  al-ihkam (penguatan),  at-tawatstsuq (menjadi kokoh, kuat), asy-syaddu biquwwah (pengikatan dengan kuat),  at-tamaasuk  (pengokohan) dan al-itsbaatu (penetapan). Di antaranya juga mempunyai arti al-yaqiin (keyakinan) dan al-jazmu (penetapan).
          Sedangkan, pengertian aqidah secara istilah (terminologi) yaitu perkara yang wajib dibenarkan oleh hati dan jiwa menjadi tenteram karenanya, sehingga menjadi suatu kenyataan yang teguh dan kokoh, yang tidka tercampuri oleh keraguan dan kebimbangan. Dengan kata lain, keimanan yang pasti tidak terkandung suatu keraguan apapun pada orang yang  menyakininya. Dan harus sesuai dengan kenyataannya yang tidak menerima keraguan atau prasangka. Jika hal tersebut tidak sampai pada singkat keyakinan yang kokoh, maka tidak dinamakan aqidah. Dinamakan aqidah, karena orang itu mengikat hatinya diatas hal tersebut.
          Aqidah Islamiyyah maknanya adalah keimanan yang pasti teguh dengan Rububiyyah Allah Ta'ala, Uluhiyyah-Nya, para Rasul-Nya, hari Kiamat, takdir baik maupun buruk, semua yang terdapat dalam masalah yang ghaib, pokok-pokok agama dan apa yang sudah disepakati oleh Salafush Shalih dengan ketundukkan yang bulat kepada Allah Ta'ala baik dalam perintah-Nya, hukum-Nya maupun ketaatan kepada-Nya serta meneladani Rasulullah SAW.

B. FUNGSI DAN PERANAN AKIDAH ISLAM
Fungsi akidah islam ,diantaranya yaitu :
1. Sebagai pondasi untuk mendirikan bangunan Islam.
2. Merupakan awal dari akhlak yang mulia. Jika seseorang memiliki aqidahyang kuat pasti akan melaksanakan ibadah dengan tertib, memiliki akhlak yang mulia, dan bermu’amalat dengan baik.
3. Semua ibadah yang kita laksanakan jika tanpa ada landasan aqidah maka ibadah kita tersebut tidak akan diterima

        Sedangkan peran akidah dalam islam meliputi :
1. Aqidah merupakan misi pertama yang dibawa para rasul Allah.
Allah berfirman:Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu” (QS. An-Nahl: 36).
2. Manusia diciptakan dengan tujuan beribadah kepada Allah.
Allah berfirman:”Dan tidaklah aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah-Ku”. (QS. Adz-Dzariyat: 56).
3. Aqidah yang benar dibebankan kepada setiap mukallaf.
Nabi bersabda:”Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwasanya tiada sesembahan yang sebenarnya selain Allah dan bahwasanya Muhammad adalah rasul utusan Allah.” (Muttafaq ‘alaih).
4. Berpengang kepada aqidah yang benar merupakan kewajiban manusia   seumur hidup.
Allah berfirman:”Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan Tuhan kami ialah Allah kemudian merkea beristiqomah (teguh dalam pendirian mereka) maka para malaikat akan turun kepada mereka (seraya berkata) : “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang dijanjikan Allah kepadamu.”(QS. Fushilat: 30).

5. Aqidah merupakan akhir kewajiban seseorang sebelum meninggalkan dunia yang fana ini.
Nabi saw bersabda:“Barangsiapa yang akhir ucapannya “Tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah niscaya dia akan masuk surga”. (HSR. Al-Hakim dan lainnya).
6. Aqidah yang benar telah mampu menciptakan generasi terbaik dalam sejarah umat manusia, yaitu generasi sahabat dan dua generasi sesusah mereka.
Allah berfirman:”Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, kamu menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali-Imran: 110).
7. Kebutuhan manusia akan aqidah yang benar melebihi segala kebutuhan lainnya karena ia merupakan sumber kehidupan, ketenangan dan kenikmatan hati seseorang. Dan semakin sempurna pengenalan serta pengetahuan seorang hamba terhadap Allah semakin sempurna pula dalam mengagungkan Allah dan mengikuti syari’at-Nya.







         


C. POKOK BAHASAN AKIDAH
Hal-hal yang dibahas di dalam pelajaran Aqidah antara lain adalah tauhid, keimanan, kenabian, hal-hal ghaib (ghaibiyyat), taqdir, prinsip-prinsip keyakinan dalam agama Islam (ushuluddin). Selain itu juga membahas berbagai bantahan terhadap kelompok-kelompok yang menyimpang.

D. KARAKTERISTIK AKIDAH ISLAM
Aqidah Islam adalah Aqidah Rabbaniy (berasal dari Allah ) yang bersih dari pengaruh penyimpangan dan subyektifitas manusia. Aqidah Islam memiliki karakteristik berikut ini :

1. Al Wudhuh wa al Basathah ( jelas dan ringan) tidak ada kerancuan di dalamnya seperti yang terjadi pada konsep Trinitas dsb.
2. Sejalan dengan fitrah manusia, tidak akan pernah bertentangan antara aqidah salimah (lurus) dan fitrah manusia. Firman Allah : “Fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu, tidak ada perubahan pada fitrah Allah..” QS. 30:30
3. Prinsip-prinsip aqidah yang baku, tidak ada penambahan dan perubahan dari siapapun. Firman Allah :”Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan lain selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah ?“ QS. 42:21
4. Dibangun di atas bukti dan dalil, tidak cukup hanya dengan doktrin dan pemaksaan seperti yang ada pada konsep-konsep aqidah lainnya. Aqidah Islam selalu menegakkan : “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar” QS 2:111
5. Al Wasthiyyah (moderat) tidak berlebihan dalam menetapkan keesaan maupun sifat Allah seperti yang terjadi pada pemikiran lain yang mengakibatkan penyerupaan Allah dengan makhluk-Nya. Aqidah Islam menolak fanatisme buta seperti yang terjadi dalam slogan jahiliyah “Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan mengikuti jejak mereka” QS. 43:22.

E. ALIRAN AKIDAH ISLAM
Aliran Mu’tazilah lahir kurang lebih + 120 H.pada abad permulaan kedua hijriah di kota Basyrah dan mampu bertahan sampai sekarang, karena paham ini mampu menyusup ke dalam masyarakat Islam di Barat dan di Timur bahkan sampai ke Indonesia.
Pokok-pokok pendirian mu’tazillah setiap orang yang memeluk aliran mu’tazillah diharusan untuk memegang kepada lima ajaran :

a. Tauhid (Ke-Esaan)
b. Al-Adlu (Keadilan )
c. Wal-wal Wa’id (Janji dan Acaman)
d. Al-Manzilah Bainal Manziladaini (tempat diantara dua)
e. Amar Ma’rup Nahi Munkar (Menyuruh krbaikan dan melarang kejelekan)

Ahli sunnah dan jama’ah ini kelihatannya timbul sebagaireaksi terhadap paham-paham glongan mu’tazilah yang telah dijelaskan sebelumnya dan terhadap sikap mereka dalam menyiarkan ajaran-ajaran itu. Aliran ini terdiri dari beberapa ajaran, diantaranya :
1. Ajaran-Jaran Al-asy’ariyah
2. Ajaran Maturidiah

                       



F. TOKOH AKIDAH ISLAM
1.    Syeikh Muhammad Bin Abdul Wahab
    Adalah seorang ahli teologi agama Islam dan seorang tokoh pemimpin gerakan keagamaan yang pernah menjabat sebagai mufti Daulah Su'udiyyah yang kemudian berubah menjadi Kerajaan Arab Saudi.
2.     Hassan  Al-banna 
        Hassan al-Banna dilahirkan pada tanggal 14 Oktober 1906 di desa Mahmudiyah kawasan Buhairah, Mesir. Pada usia 12 tahun, Hasan al-Banna telah menghafal al-Qur'an. Ia adalah seorang mujahid dakwah, peletak dasar-dasar gerakan Islam sekaligus sebagai pendiri dan pimpinan Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Muslimin).Ia memperjuangkan Islam menurut Al-Quran dan Sunnah hingga dibunuh oleh penembak misterius yang oleh banyak kalangan diyakini sebagai penembak 'titipan' pemerintah pada 12 Februari 1949 di Kairo.
3.     Badi'uzzaman Sa'id Nursi
          Detik tanggal tahun 1924, merupakan sejarah hitam buat Kerajaan Uthmaniyah apabila Kamal Ataturk menguasai Turki. Sistem Khalifah yang menjadi mercu tanda kekukuhan negara Islam, mansuh akibat pengaruh Barat pimpinannya. Pada ketika itulah muncul tokoh ilmuwan terulung dalam sejarah Turki yaitu Badi'uzzaman Sa'id Nursi. Beliau telah mengorbankan seluruh kehidupannya demi perjuangan untuk mengembalikan keagungan Islam
yang musnah itu.
          Sahabat Nabi yang turut memperjuangkan akidah, diantaranya :
BAB III
PENUTUP



A. KESIMPULAN
        Akidah merupakan dasar bagi umat islam dalm menjalankan agamanya. Jika akidah sudah dipegang teguh sebagai pedoman hidup kita semua, tentunya dalam menjalankan kehidupan yang fana ini kita dapat lulus dari ujian-ujian yang Allah swt berikan sebagai bukti kasih sayangnya. Senantiasa kita selalu melakukan pekerjaan apapun berlandarkan kaidah-kaidah yang di tetapkan oleh-Nya. Dan kita akan bisa menghindarkan diri kita dari perbuatan-perbuatan yang tercela.
 B. SARAN
        1. Perlu adanya pembanguna akidah yang kokoh bagi pemuda, dengan pemberian pendidikan khusus keagamaan yang lebih terstruktur.
        2. adanya peran aktip pemerintah, pemangku agama, orang tua, dan juga kita semua dalam menjaga akidah islam yang kita miliki.
       








DAFTAR PUSTAKA


HTTP://WWW.ALISLAM.OR.ID
NASUTION, HARUN. 2002. TEOLOGI ISLAM. JAKARTA UNIVERSITAS INDONESIA PRESS

H. ZAINUDDIN, DRS. 1996. ILMU TAUHID LENGKAP. JAKARTA; RINEKA CIPTA




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

mohon komentarnya untuk mengembangkan blog ini. terima kasih